çiğli escort bayan buca ucuz escort escort üçyol alsancak eskort denizli ucuz eskort antalya eskort bayan eskort antalya kundu eskort antalya eskort bayan eryaman escortlar izmir escortlar buca escort Adıyaman Escort Afyon Escort Ağrı Escort amasya escort Ankara Escort Antalya Escort Ardahan Escort Artvin Escort Balıkesir Escort Bartın Escort Bitlis Escort Bursa Escort Çankırı Escort istanbul Escort Çorum Escort Iğdır Escort izmir Escort Nevşehir Escort Yozgat Escort Isparta Escort Konya Escort Rize Escort Ordu Escort Sakarya Escort Tunceli Escort Aksaray Escort Antep Escort Aydın Escort Batman Escort Bilecik Escort Bingöl Escort Bolu Escort Burdur Escort Çanakkale Escort Manisa escort Diyarbakır Escort Edirne Escort Elazığ Escort Erzincan Escort Erzurum Escort Eskişehir Escort Giresun Escort Hatay Escort Sinop Escort Karaman Escort Kırıkkale Escort Kırşehir Escort Kocaeli Escort Kütahya Escort Malatya Escort Maraş Escort Muğla Escort Muş Escort Niğde Escort Sivas Escort Samsun Escort Siirt Escort Tekirdağ Escort Tokat Escort Trabzon Escort Urfa Escort Uşak Escort Van Escort Yalova Escort Zonguldak Escort Kıbrıs Escort Kırklareli Escort izmir Escort escort bayan Escort Denizli Escort hatay escort izmir escort konya escort mersin escort iskenderun escort iskenderun escort
bahis siteleri bonus veren siteler bets10 giriş süperbahis giriş tipobet giriş banko maçlar tipobet
tipobet1xbetbedava bonus veren sitelergüvenilir bahis siteleribahis siteleri
Kartini / Abidah El Khalieqy; Hanung Bramantyo; editor, Teguh Afandi | Perpustakaan Kota Bogor

Cite This        Tampung        Export Record
Judul Kartini / Abidah El Khalieqy; Hanung Bramantyo; editor, Teguh Afandi
Pengarang Abidah El Khalieqy
Hanung Bramantyo
EDISI Cet.1
Penerbitan Jakarta : Naoura Books, 2017
Deskripsi Fisik 368 hlm ;21 cm
ISBN 9786023852802
Abstrak Aku tidak akan menikah. Aku bisa jadi diriku sendiri. Aku bisa berdaya tanpa laki-laki.Dia hanya lulusan E.L.S.-bagaimana mungkin berani melantangkan sumpah menentang ikatan pernikahan? Menabrak akar tradisi, perempuan muda itu juga memiliki prespektif tentang dunia yang begitu jauh. Meradang terhadap ketidakadilan zamannya, pemberontakan Sang Putri Pingitan bak moncong senjata, yang bahkan mengentak kesadaran seorang Ratu Wilhelmina. Memahami Kartini, berarti menyelami perasaannya akan nasib Ngasirah yang terusir dari rumah utama. Menyelami pedihnya harus memanggil ibu kandungnya itu dengan sebutan Yu, layaknya kepada pembantu. Menghayati lukanya menyaksikan Kardinah, adik kandungnya, menderita akibat dijadikan istri kedua; melihat kepedihan perempuan yang seolah menjadi-jadi usai pernikahan. Sementara di sisi lain, dia harus pula menghadapi para politisi busuk yang menikungnya dengan berbagai tindakan brutal. Sungguh sebuah hidup yang penuh, bahkan ketika pada akhirnya Kartini menemukan satu-satunya yang di
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Fiksi (tidak dijelaskan secara khusus)
Target Pembaca Remaja

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2020/000365 899.221 3 ABI k Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - Ruang Baca Umum Tersedia
pesan
2020/000366 899.221 3 ABI k Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - Ruang Baca Umum Tersedia
pesan
2020/000367 899.221 3 ABI k Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat - Ruang Baca Umum Tersedia
pesan
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000931891
005 20200708111731
007 ta
008 200708################d##########1#ind##
020 # # $a 9786023852802
035 # # $a 0010-0720000057
082 # # $a 899.221 3
084 # # $a 899.221 3 ABI k
100 0 # $a Abidah El Khalieqy
245 1 # $a Kartini /$c Abidah El Khalieqy; Hanung Bramantyo; editor, Teguh Afandi
250 # # $a Cet.1
260 # # $a Jakarta :$b Naoura Books,$c 2017
300 # # $a 368 hlm ; $c 21 cm
520 # # $a Aku tidak akan menikah. Aku bisa jadi diriku sendiri. Aku bisa berdaya tanpa laki-laki.Dia hanya lulusan E.L.S.-bagaimana mungkin berani melantangkan sumpah menentang ikatan pernikahan? Menabrak akar tradisi, perempuan muda itu juga memiliki prespektif tentang dunia yang begitu jauh. Meradang terhadap ketidakadilan zamannya, pemberontakan Sang Putri Pingitan bak moncong senjata, yang bahkan mengentak kesadaran seorang Ratu Wilhelmina. Memahami Kartini, berarti menyelami perasaannya akan nasib Ngasirah yang terusir dari rumah utama. Menyelami pedihnya harus memanggil ibu kandungnya itu dengan sebutan Yu, layaknya kepada pembantu. Menghayati lukanya menyaksikan Kardinah, adik kandungnya, menderita akibat dijadikan istri kedua; melihat kepedihan perempuan yang seolah menjadi-jadi usai pernikahan. Sementara di sisi lain, dia harus pula menghadapi para politisi busuk yang menikungnya dengan berbagai tindakan brutal. Sungguh sebuah hidup yang penuh, bahkan ketika pada akhirnya Kartini menemukan satu-satunya yang dia kehendaki, Ingin betul saya menggunakan gelar tertinggi, yakni hamba Allah.
520 # # $a Berdasarkan skenario film Hanung Bramantyo
700 0 # $a Hanung Bramantyo
990 # # $a 2020/000365
990 # # $a 2020/000366
990 # # $a 2020/000367
Content Unduh katalog